TREND SULAWESI – Ketua Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD KKSS) Kabupaten Tolitoli secara resmi membuka Festival Kuliner Makanan Khas Sulawesi Selatan yang digelar meriah dan mendapat antusias tinggi dari masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung penuh nuansa budaya tersebut menghadirkan beragam sajian tradisional khas Bugis, Makassar, Mandar, dan Toraja. Festival ini menjadi ajang pelestarian budaya sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga Sulawesi Selatan yang berada di Kabupaten Tolitoli.
Dalam sambutannya, Ketua BPD KKSS Kabupaten Tolitoli Andi Ahmad Syarif menyampaikan bahwa festival kuliner bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi wadah memperkenalkan kekayaan cita rasa dan budaya Sulawesi Selatan kepada masyarakat luas.
“Melalui festival ini, kita ingin menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur, khususnya kuliner tradisional Sulawesi Selatan agar tetap dikenal oleh generasi muda,” ujarnya.
Berbagai makanan khas seperti coto Makassar, pallubasa, konro, burasa, barongko, hingga aneka kue tradisional turut dipamerkan dan disajikan kepada para pengunjung. Stand-stand kuliner yang dihias dengan ornamen khas daerah menambah semarak suasana kegiatan.
Festival tersebut juga dihadiri tokoh masyarakat, pengurus KKSS, pemuda, serta masyarakat umum yang tampak antusias menikmati sajian kuliner dan hiburan budaya yang ditampilkan.
BPD KKSS Kabupaten Tolitoli berharap kegiatan ini dapat menjadi agenda rutin tahunan sebagai bentuk penguatan persaudaraan, promosi budaya, serta kontribusi KKSS dalam mendukung keberagaman budaya di Kabupaten Tolitoli.





