Notification

×

Iklan

Implementasikan Asta Cita Presiden dan Program Aksi Menteri IMIPAS, Lapas Kelas IIB Tolitoli Gelar Panen Raya Serentak dan Donasikan Hasil Panen untuk Korban Bencana

| Januari 15, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-01-15T06:31:13Z

 



TREND SULAWESI – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli melaksanakan Panen Raya Serentak di lahan pembinaan kemandirian warga binaan, Kamis (15/01/2026). Kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap ketahanan pangan nasional sekaligus implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS), serta Sapta Arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah.


Kegiatan panen raya serentak diawali dengan laporan pelaksanaan kegiatan oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan dan dilanjutkan dengan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Jenderal Pol. (Purn.) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., secara terpusat. Seluruh rangkaian kegiatan di Lapas Kelas IIB Tolitoli berlangsung aman, tertib, dan lancar dengan dukungan penuh jajaran petugas.


Dalam sambutannya, Menteri IMIPAS Jenderal Pol. (Purn.) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H. menegaskan bahwa pembinaan kemandirian melalui sektor pertanian merupakan langkah strategis pemasyarakatan dalam mendukung agenda nasional dan membangun nilai kemanusiaan.


“Pemasyarakatan harus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Program ketahanan pangan melalui pembinaan kemandirian warga binaan adalah bagian dari Asta Cita Presiden. Hasil kerja warga binaan tidak hanya membentuk kemandirian, tetapi juga menjadi sarana berbagi dan menumbuhkan solidaritas kemanusiaan,” tegas Menteri.


Panen raya serentak ini menjadi bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan yang berorientasi pada produktivitas, keterampilan, serta penanaman nilai kepedulian sosial. Seluruh hasil panen dari kegiatan tersebut didonasikan kepada saudara-saudara yang terdampak bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh, sebagai bentuk empati dan solidaritas kemanusiaan.


Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli, Mansur Yunus Gafur, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi pembelajaran bermakna bagi warga binaan.


“Melalui panen raya serentak ini, warga binaan tidak hanya belajar bertani dan mandiri, tetapi juga belajar berbagi. Seluruh hasil panen kami donasikan kepada saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. Ini adalah wujud kepedulian dan empati bersama,” ujar Kalapas.


Salah satu warga binaan peserta program pembinaan kemandirian, Amran, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya dapat terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.


“Kami merasa bangga dan bersyukur bisa ikut panen raya ini. Dari kegiatan bertani, kami belajar bekerja sama, disiplin, dan bertanggung jawab. Hasil panen ini kami persembahkan untuk membantu saudara-saudara kami yang terkena bencana. Semoga apa yang kami lakukan bisa bermanfaat dan menjadi bekal positif bagi kami ke depan,” tutur Amran.


Adapun total hasil panen yang diperoleh mencapai 40 kilogram, terdiri dari kangkung 15 kilogram, sawi 15 kilogram, dan bayam 10 kilogram. Seluruh komoditas tersebut merupakan hasil pengelolaan lahan pembinaan kemandirian yang dilaksanakan secara berkelanjutan dengan pendampingan petugas.


Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Stasiun LPP RRI Tolitoli Agus S., S.Pt, Kepala Bagian Produksi Hortikultura Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tolitoli Ibu Rahmiati, perwakilan Polres Tolitoli AIPDA Mahmualim selaku Bhabinkamtibmas Kelurahan Tambun, Lurah Tambun Sudarjono A.L Day, S.Sos, perwakilan PT. Golden Marine Jaya Ibu Nia, serta rekan media Trensulawesi dan Globalnews. Turut hadir pula pejabat struktural, JFT, JFU, CASN, dan peserta magang Lapas Kelas IIB Tolitoli.


Sejalan dengan Sapta Arahan Kakanwil Ditjen Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, kegiatan ini menegaskan pentingnya pelaksanaan pembinaan yang berdampak langsung, berorientasi hasil, serta memperkuat sinergi lintas sektor.


Melalui kegiatan Panen Raya Serentak yang disertai aksi kemanusiaan ini, Lapas Kelas IIB Tolitoli meneguhkan komitmennya untuk terus menghadirkan pemasyarakatan yang produktif, humanis, berintegritas, dan berkontribusi nyata bagi bangsa, sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional dan kepedulian sosial bagi sesama.

×
Berita Terbaru Update