TREND SULAWESI – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Tolitoli menggelar kegiatan Deklarasi Komitmen Bersama Menciptakan Lapas dan Rutan Bebas dari Peredaran Handphone, Pungli dan Narkoba sebagai wujud komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba. Kegiatan ini dilaksanakan melalui apel bersama yang diikuti oleh Kepala Lapas, pejabat struktural, seluruh pegawai, peserta magang serta warga binaan Lapas Kelas IIB Tolitoli. Jum’at (17/04/2026).
Dalam pelaksanaan kegiatan, seluruh pegawai dan warga binaan dengan tegas dan penuh semangat mengucapkan ikrar Zero Halinar sebagai bentuk komitmen bersama untuk menjauhi segala bentuk pelanggaran. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Naskah Deklarasi Zero Halinar Tahun 2026 oleh Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli, pejabat struktural, serta seluruh pegawai sebagai simbol penguatan komitmen bersama.
Dalam amanatnya, Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli,Mansur Yunus Gafur menitipkan pesan kepada seluruh pegawai untuk senantiasa menjaga dan meningkatkan integritas, loyalitas, serta solidaritas dalam bekerja. Ia juga menegaskan agar seluruh peserta apel melaksanakan ikrar yang telah diucapkan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.
“Saya mengingatkan kepada seluruh pegawai untuk terus menjaga integritas, loyalitas, dan solidaritas dalam bekerja. Laksanakan ikrar yang telah kita ucapkan dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pejabat struktural dan pegawai yang telah berperan aktif dalam menyukseskan berbagai program yang dijalankan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada insan media yang selama ini telah menjalin hubungan dan kerja sama yang baik dengan Lapas Kelas IIB Tolitoli.
Fahreza salah satu petugas Lapas menyampaikan bahwa deklarasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas secara profesional dan berintegritas. “Kegiatan ini menjadi pengingat bagi kami untuk selalu bekerja sesuai aturan dan menjauhi segala bentuk pelanggaran,” ujarnya.
Sementara itu, Marwan salah satu warga binaan turut memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan tersebut. Ia mengungkapkan bahwa komitmen Zero Halinar memberikan dampak nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertib. “Kami merasa lebih nyaman dan berharap kondisi ini terus terjaga agar proses pembinaan berjalan dengan baik,” ungkapnya.
Sebagai tindak lanjut, Lapas Kelas IIB Tolitoli akan terus meningkatkan pengawasan dan kontrol secara rutin guna memastikan komitmen tersebut berjalan optimal. Selain itu, sinergi antar petugas juga akan diperkuat, khususnya dalam upaya deteksi dini dan pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban.
Upaya pembinaan dan penguatan integritas bagi seluruh pegawai juga akan dilakukan secara berkala, disertai dengan evaluasi rutin terhadap pelaksanaan komitmen Zero dari Halinar.
Melalui kegiatan ini, diharapkan komitmen Zero dari Halinar tidak hanya menjadi seremonial, tetapi benar-benar diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari guna mewujudkan Lapas Kelas IIB Tolitoli yang bersih, aman, dan berintegritas.





