Notification

×

Iklan

Antisipasi Bencana! BPBD Tolitoli Jadi Narasumber di Pelatihan dan Simulasi Tanggap Darurat Gempa Bumi di BRI Cabang Tolitoli

| April 17, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-17T12:24:29Z


TREND SULAWESI – BPBD Kabupaten Tolitoli melakukan pelatihan dan simulasi Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi di kantor Cabang BRI Tolitoli. Kamis 16 april 2026.


Kalaksa BPDB Kabupaten Tolitoli, Ir. Abdullah Haruna mengatakan pelatihan dan simulasi di BRI Cabang Tolitoli itu agar makin banyak anggota masyarakat yang bisa merespon apabila terjadi bencana.


“Kami memang melakukan kegiatan itu secara rutin agar makin banyak warga yang bisa melakukan penanganan terhadap bencana yang terjadi," Kata Abdullah Haruna, Kamis 16 April 2026.


Disebutkan, Pelatihan tersebut untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana gempa bumi yang dapat terjadi sewaktu-waktu.


Abdullah Haruna menyebutkan, kegiatan itu juga dilaksanakan berdasarkan surat permohonan narasumber dari BRI Cabang Tolitoli. 


BPBD Kabupaten Tolitoli bertindak sebagai narasumber dan fasilitator, sedangkan para karyawan maupun security Kantor sebagai mitra dalam mendukung kelancaran simulasi. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan menunjukkan keseriusan dalam memahami materi yang disampaikan.


Materi yang disampaikan meliputi panduan simulasi tanggap darurat gempa bumi, langkah-langkah penanganan darurat.


“Selain itu juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya kesiapsiagaan dan peran individu dalam menghadapi situasi bencana,” tuturnya. 


Pada kesempatan itu, peserta juga diberi pemahaman mengenai pembentukan Tim Satuan Tugas Penanggulangan Bencana di lingkungan kantor. Selain itu, juga dilakukan dengan gladi ruang simulasi tanggap darurat bencana gempa bumi sebagai tahapan persiapan.


Para peserta mengikuti simulasi tanggap darurat gempa bumi yang dirancang menyerupai kondisi nyata saat terjadi bencana. Dalam simulasi tersebut, peserta dilatih melakukan perlindungan diri, evakuasi mandiri, serta koordinasi antaranggota tim secara tertib dan terarah.


Melalui kegiatan ini, Abdullah Haruna berharap peserta memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menghadapi bencana gempa bumi. 


“Pelatihan dan simulasi kebencanaan di lingkungan kerja merupakan langkah penting dalam membangun budaya sadar bencana,” paparnya. 


Dia juga menuturkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas dan ketangguhan masyarakat, terhadap ancaman bencana alam. Dengan kegiatan tersebut pihaknnya berharap dampak risiko korban jiwa dan kerugian dapat diminimalkan apabila terjadi bencana gempa bumi.

×
Berita Terbaru Update