TREND SULAWESI - Badan Pengurus Daerah (BPD) Keluarga Kerukunan Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Tolitoli bersama menggelar halal bihalal dan dialog lintas paguyuban di Warkop Perempatan, Rabu (25/3/2026) malam.
Dialog Lintas paguyuban tersebut mengangkat tema 'Harapan dan Tantangan Regenerasi Kerukunan' dengan dua narasumber, Ketua Dewan Pakar BPD KKSS Kabupaten Tolitoli, Abdulrahman Alatas dan Ketua Kerukunan Mandar Sulawesi Barat Zakaria Mahmud.
Ketua BPD KKSS Tolitoli, Andi Ahmad Syarif berharap kegiatan ini dapat mendorong warga Sulawesi Selatan menjadi perantau yang menghargai adat istiadat di Kabupaten Tolitoli sehingga mudah berbaur dengan penduduk lokal.
"Semoga usai agenda halal bihalal kita terus memperkuat silaturahmi sesama warga Sulsel, terlebih pada menghargai penduduk asli kabupaten Tolitoli," ucap Andi Ahmad Syarif dalam sambutannya.
Tidak hanya itu, Andi Ahmad Syarif juga menyampaikan untuk menjaga semangat-semangat kemasyarakatan serta menjunjung tinggi falsafah di mana langit di bumi, di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung.
"Kita bersyukur bahwa Kabupaten Tolitoli ini meskipun pun merupakan daerah yang sangat panjang, tetapi Alhamdulillah sampai dengan hari ini predikatkan sebagai salah satu kabupaten teraman itu tidak pernah lepas dari wilayah kita. alhamdulillah di Kabupaten Toli-Toli ini tetap terjaga dengan baik, " jelasnya
"Oleh karena itu hal ini menjadi tanggung jawab kita semua.
mendorong dan mensupport program-program pemerintah daerah untuk kemajuan masyarakat dan kesejahteraan masyarakat kabupaten Tolitoli, " Tambah Ketua BPD KKSS Tolitoli.
Lanjutnya lagi, Warga Sulsel yang menjadi perantau di Tolitoli harus bisa membangun peradaban dan keragaman melalui peran aktifnya terhadap perkembangan masyarakat asli Tolitoli.
"Ini adalah satu keberkahan bagi kita semua, tentunya pertemuan diharapkan terus-menerus berlanjut dan menjadi agenda rutin," pungkasnya.





