Notification

×

Iklan

BPBD Tolitoli Bentuk dan Latih Kelompok Masyarakat Peduli Bencana di Kelurahan Nalu

| Juli 08, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-10T06:15:28Z


TREND SULAWESI/TOLITOLI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tolitoli terus memperkuat upaya pengurangan risiko bencana melalui pembentukan dan pelatihan Kelompok Masyarakat Peduli Bencana (KMPB) di Kelurahan Nalu, Kecamatan Baolan, Kamis (2/7/2026).


Kegiatan ini bertujuan membentuk relawan berbasis masyarakat yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi bencana di wilayahnya. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai mitigasi bencana, kesiapsiagaan, penanganan keadaan darurat, hingga pentingnya koordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan saat terjadi bencana.


Kepala BPBD Kabupaten Tolitoli Ir. Abdullah Haruna mengatakan, pembentukan KMPB merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.


"Melalui pembentukan Kelompok Masyarakat Peduli Bencana ini, kami ingin masyarakat tidak hanya menjadi penerima bantuan ketika terjadi bencana, tetapi juga mampu menjadi pelaku utama dalam upaya pencegahan, mitigasi, dan penanganan awal. Masyarakat adalah garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang tangguh terhadap bencana," ujarnya.


Menurutnya, keberadaan KMPB di tingkat kelurahan diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah dalam memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus mempercepat respons ketika terjadi kondisi darurat.


"Kami berharap anggota KMPB yang telah dibentuk dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh kepada masyarakat sekitar, sehingga budaya sadar bencana semakin tumbuh. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, risiko serta dampak bencana dapat diminimalkan," tambahnya.


BPBD Kabupaten Tolitoli menegaskan komitmennya untuk terus memperluas pembentukan Kelompok Masyarakat Peduli Bencana di berbagai desa dan kelurahan sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang mandiri, tangguh, dan siap menghadapi berbagai ancaman bencana.


Melalui kegiatan ini, diharapkan Kelurahan Nalu memiliki relawan yang mampu menjadi ujung tombak dalam penanggulangan bencana, mulai dari tahap pencegahan, kesiapsiagaan, hingga penanganan awal sebelum bantuan dari pemerintah tiba.


×
Berita Terbaru Update