Notification

×

Iklan

11 KK Terdampak Kebakaran di KM 1 Sidoarjo, Pemerintah Buka Dapur Umum dan Salurkan Bantuan

| Juli 13, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-07-13T02:20:24Z


TREND SULAWESI – Pemerintah bersama berbagai unsur terkait terus melakukan penanganan terhadap musibah kebakaran yang terjadi di Jalan Kilometer 1, Kelurahan Sidoarjo, Kecamatan Baolan, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah.


Berdasarkan laporan penanganan bencana sosial, kebakaran terjadi pada Sabtu, 11 Juli 2026, sekitar pukul 21.30 WITA. Api diduga berasal dari korsleting arus listrik dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.49 WITA, setelah menghanguskan sejumlah rumah warga.


Akibat kejadian tersebut, sebanyak 11 kepala keluarga (40 jiwa) terdampak, sementara 9 kepala keluarga harus mengungsi di sekitar lokasi kejadian. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka dalam peristiwa tersebut.


Sejak kejadian, Tim Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kabupaten Tolitoli telah melakukan asesmen dan pendataan di lokasi, sekaligus mengevakuasi warga terdampak, khususnya kelompok rentan, ke tempat yang lebih aman. Pemerintah juga berkoordinasi dengan Sentra Nipotowe Palu untuk penyaluran bantuan logistik dari Kementerian Sosial kepada masyarakat terdampak.


Saat ini, pemerintah telah membuka dapur umum guna memenuhi kebutuhan konsumsi para penyintas. Bantuan makanan siap saji berupa nasi bungkus juga telah didistribusikan kepada warga yang terdampak kebakaran.


Adapun kebutuhan mendesak yang masih diperlukan antara lain kasur, makanan anak, makanan siap saji, family kit, selimut, pakaian dewasa, air mineral, mi instan, seragam sekolah, tenda gulung, matras, ikan sarden, velbet, serta tenda keluarga dan tenda serbaguna.


Penanganan bencana ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya Sentra Nipotowe Palu, Dinas Sosial Kabupaten Tolitoli, TAGANA Kabupaten Tolitoli, BPBD Kabupaten Tolitoli, serta instansi terkait lainnya.


Kepala BPBD Kabupaten Tolitoli, Ir. Abdullah Haruna, S.Pt, mengatakan bahwa BPBD terus berkoordinasi dengan seluruh instansi terkait agar penanganan terhadap para penyintas dapat berjalan cepat, terpadu, dan tepat sasaran.


"Pemerintah Kabupaten Tolitoli berkomitmen memberikan penanganan terbaik bagi masyarakat yang terdampak. BPBD bersama seluruh unsur terus melakukan koordinasi untuk memastikan kebutuhan dasar para penyintas dapat terpenuhi selama masa tanggap darurat. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, dan organisasi kemanusiaan untuk bersama-sama membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah," ujar Abdullah Haruna.


Ia menambahkan, BPBD akan terus melakukan pemantauan di lokasi kejadian serta memperbarui data kebutuhan agar seluruh bantuan yang disalurkan benar-benar sesuai dengan kondisi di lapangan.


Pemerintah berharap dukungan dari berbagai pihak dapat segera terpenuhi sehingga kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat tercukupi, sekaligus mempercepat proses pemulihan pascakebakaran bagi seluruh korban.

×
Berita Terbaru Update