Notification

×

Iklan

Orang Tua Siswa Soroti Kondisi Menu MBG di TK Pembina Tolitoli

| September 02, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-02T04:49:18Z

 


TREND SULAWESI– Sejumlah orang tua siswa Taman Kanak-Kanak (TK) Pembina menyampaikan keluhan terkait kondisi makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterima anak-anak mereka.


Keluhan tersebut berkaitan dengan kondisi beberapa menu yang menurut keterangan wali murid dinilai belum matang secara merata. Hal itu disebut terjadi dalam dua hari berturut-turut, yakni pada Selasa (1/9/2026) dan Rabu (2/9/2026).


Salah seorang wali murid yang meminta identitasnya tidak disebutkan mengatakan, pada menu sebelumnya terdapat nasi yang menurut pengamatan anaknya masih terdapat kotoran. Sementara lauk ayam disebut masih memperlihatkan bagian yang berwarna kemerahan.


"tolong di perhatikan makanan anak2. Ini menu kemarin ada salah satu sekolah yg komplen ayam mentah nasi ada kotoran,"pesan wali murid tersebut di salah satu pesan Whatsapp Group. 


Keluhan serupa kembali disampaikan orang tua pada menu yang diterima Rabu (2/9/2026). Menurut keterangan salah seorang wali murid, lauk berupa udang dinilai masih belum matang secara merata di bagian dalam.


Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran di kalangan sebagian orang tua, terutama karena makanan tersebut diperuntukkan bagi anak-anak usia dini.


"Ini kan untuk anak-anak TK. Kalau kondisi seperti ini terus terjadi, kami khawatir bisa berdampak pada kesehatan anak. Kami berharap ini diperhatikan,"kata seorang wali murid.


Para orang tua berharap pihak penyelenggara MBG dan instansi terkait dapat melakukan pengecekan serta evaluasi terhadap penyediaan makanan, termasuk proses pengolahan dan pendistribusiannya.


Meski demikian, para wali murid menyatakan tetap mendukung pelaksanaan program MBG. Mereka berharap kualitas makanan yang diberikan kepada anak-anak dapat terus diperhatikan, khususnya dari aspek kebersihan, keamanan, dan kematangan.


"Kami mendukung program MBG. Tapi kualitasnya juga perlu dijaga. Ini untuk anak-anak, jadi kami berharap mendapat perhatian,"ujar wali murid lainnya.


×
Berita Terbaru Update