Notification

×

Iklan

BPBD Tolitoli Gelar Rakor Penetapan Status Tanggap Darurat Kekeringan Ekstrem dan Karhutla

| Agustus 20, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-20T05:53:31Z



TREND SULAWESI — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tolitoli melaksanakan Rapat Koordinasi Penetapan Status Tanggap Darurat Bencana Kekeringan Ekstrem dan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Kamis (20/8/2026), bertempat di Kantor BPBD Kabupaten Tolitoli.


Rapat koordinasi tersebut digelar sebagai langkah strategis pemerintah daerah dalam menyikapi kondisi kekeringan ekstrem yang terjadi serta meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Tolitoli.


Selain membahas kondisi terkini, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat kesiapsiagaan dan sinergi antarinstansi dalam menghadapi berbagai kemungkinan dampak yang ditimbulkan akibat kekeringan ekstrem dan Karhutla.


Rakor dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tolitoli serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Kehadiran berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam melakukan koordinasi, pemantauan, pencegahan, hingga penanganan bencana secara terpadu.


Dalam rapat tersebut, koordinasi lintas sektor menjadi salah satu hal penting guna memastikan kesiapan sumber daya, personel, sarana dan prasarana, serta langkah-langkah penanganan apabila kondisi bencana semakin meningkat.


Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi dan kesiapan seluruh pihak dalam menghadapi ancaman kekeringan ekstrem dan Karhutla.


Langkah penanggulangan juga diharapkan dapat dilakukan secara cepat, tepat, terpadu, dan terkoordinasi, sehingga risiko serta dampak yang ditimbulkan terhadap masyarakat, lingkungan, maupun wilayah Kabupaten Tolitoli dapat diminimalkan.


Penetapan status tanggap darurat menjadi bagian penting dalam memastikan pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait memiliki dasar koordinasi dan kesiapsiagaan yang kuat dalam menghadapi kondisi bencana, sekaligus meningkatkan perlindungan terhadap masyarakat di wilayah yang berpotensi terdampak.


×
Berita Terbaru Update