TREND SULAWESI – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Tolitoli langsung tancap gas, setelah terbentuknya kepengurusan hasil Musyawarah Daerah (Musda) XI. Pleno perdana kepengurusan periode 2025-2030 resmi digelar di Sekretariat Golkar Tolitoli, Jum'at 10 April 2026.
Rapat pleno tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus, kecuali beberapa anggota DPRD kabupaten Tolitoli, dan berhalangan hadir dikarenakan tugas kedinasan diluar kota.
Dalam struktur kepengurusan baru, terdapat sejumlah perubahan penting. Jabatan sekertaris kini di emban Risman yang juga Wakil ketua I DPRD Kabupaten Tolitoli, sementara posisi bendahara dipercayakan kepada Kartika Akib. Total pengurus DPD II partai Golkar Kabupaten Tolitoli berjumlah 100 orang.
Rapat dibuka oleh Ketua DPD II Golkar Tolitoli, Gunardi A. Kama, yang menekankan dua hal utama kepada para pengurus baru.
Pertama, pentingnya perkenalan dan soliditas internal. “Kita harus saling mengenal dengan banyaknya wajah baru dalam kepengurusan ini. Ini penting untuk membangun soliditas dan kekompakan,” kata Ketua Partai Golkar Kabupaten Tolitoli ini.
Kedua, Gunardi menegaskan komitmen percepatan konsolidasi organisasi. “Kita punya tanggung jawab besar untuk segera melaksanakan konsolidasi, dan melaksanakan Musyawarah Kecamatan di seluruh Kecamatan yang ada di kabupaten Tolitoli” tegasnya.
Ia menargetkan pelaksanaan musyawarah kecamatan dapat rampung pada pertengahan tahun 2026 sebagai persiapan menghadapi agenda politik berikutnya.
Setelah arahan Ketua, Sekretaris DPD II Golkar Tolitoli, Risman, membacakan sekaligus memperkenalkan susunan kepengurusan secara resmi.




