Notification

×

Iklan

Gempa Bumi Guncang Tolitoli, BPBD Himbau Masyarakat Tetap Waspada

| Maret 01, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-01T14:31:56Z



TREND SULAWESI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tolitoli, melaporkan sembilan kali gempa bumi yang dirasakan warga pada sabtu 28 februari 2026.


Hasil analisis BMKG juga menunjukkan bahwa episenter gempa terletak pada koordinat 1,24 dan 120,95 BT}. Titik ini berjarak sekitar 46 km arah Timur Laut Kota Tolitoli dengan kedalaman sangat dangkal, yakni 10 km.


Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tolitoli, Abdullah Harunamenyampaikan bahwa gempa pertama terjadi pukul 14.52 Wita dengan guncangan terkuat mencapai Magnitudo 5.6.


“Pusat gempa berada di wilayah Kabupaten Tolitoli, namun guncangan terasa hingga Kabupaten Buol dan sekitarnya,” ujarnya.


Hingga saat ini, BPBD belum menerima laporan adanya kerusakan maupun korban jiwa akibat gempa tersebut. Meski demikian, tim BPBD terus berkoordinasi aparat wilayah untuk memantau perkembangan situasi.


BPBD mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Warga diminta tidak mudah mempercayai informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan senantiasa mengikuti arahan resmi dari BMKG serta pemerintah daerah. 


Berikut Himbauan BPBD Tolitoli : 

Kepada Seluruh warga kabupaten Tolitoli dengan adanya kejadian gempa dari kemarin sampai dengan hari ini kami menghimbau kepada seluruh masyarakat kabupaten tolitoli agar :

1. Menerima berita dari sumber yang jelas Dari BMKG, Geo fisika palu dan BPBD

2. Jangan panik selalu waspada 

3. Hal-hal mendesak yang harus dilakukan saat terjadi gempa bumi berjongkok, berlindung, dan berpegangan! Bergeraklah hanya beberapa langkah ke tempat aman terdekat. Sebagian besar korban luka akibat gempa bumi bergerak lebih dari lima kaki selama guncangan. Sangat berbahaya untuk mencoba meninggalkan gedung selama gempa bumi karena benda-benda dapat jatuh menimpa Anda. Banyak kematian terjadi ketika orang berlari keluar gedung, hanya untuk terbunuh oleh puing-puing yang jatuh dari dinding yang runtuh.

4. Jika Anda sedang berada di tempat tidur, tetaplah di sana, lindungi kepala Anda dengan bantal. Anda akan lebih kecil kemungkinannya terluka jika tetap berada di tempat Anda. Pecahan kaca di lantai telah menyebabkan cedera pada orang-orang yang berguling ke lantai atau mencoba mencapai pintu.

5. jika Anda berada di luar ruangan, carilah tempat terbuka yang jauh dari bangunan, pepohonan, lampu jalan, dan saluran listrik. Berbaringlah di tanah dan tetaplah di sana sampai guncangan berhenti. Cedera dapat terjadi akibat pohon tumbang, lampu jalan dan saluran listrik, atau puing-puing bangunan.

6. Jika Anda berada di dalam kendaraan, menepilah ke tempat yang aman, berhenti, dan tetap di sana dengan sabuk pengaman terpasang hingga guncangan berhenti. Pohon, kabel listrik, tiang, rambu jalan, dan benda-benda di atas kepala lainnya dapat tumbang selama gempa bumi. Berhenti akan membantu mengurangi risiko Anda, dan kendaraan dengan atap keras akan membantu melindungi Anda dari benda-benda yang beterbangan atau jatuh. Setelah guncangan berhenti, lanjutkan dengan hati-hati. Hindari jembatan atau jalan layang yang mungkin rusak akibat gempa.

7. Tetaplah di dalam ruangan sampai guncangan berhenti dan Anda yakin aman untuk keluar. Lebih banyak cedera terjadi ketika orang bergerak saat gempa bumi mengguncang. Setelah guncangan berhenti, jika Anda keluar, segera menjauh dari bangunan untuk mencegah cedera akibat puing-puing yang berjatuhan.

8. Jauhi jendela. Jendela dapat pecah dengan kekuatan sedemikian rupa sehingga Anda bisa terluka meskipun berada beberapa meter jauhnya.

Di gedung bertingkat tinggi, waspadai alarm kebakaran dan alat penyiram air otomatis yang akan berbunyi saat terjadi gempa. Gempa bumi seringkali menyebabkan alarm kebakaran dan sistem penyiram air otomatis berbunyi meskipun tidak ada kebakaran. Periksa dan padamkan api kecil, dan jika hendak keluar, gunakan tangga.

9. Jika Anda berada di daerah pesisir, pindahlah ke tempat yang lebih tinggi. Tsunami sering kali disebabkan oleh gempa bumi.

10. Jika Anda berada di daerah pegunungan atau di dekat lereng atau tebing yang tidak stabil, waspadai bebatuan dan puing-puing lain yang mungkin terlepas akibat gempa bumi. Tanah longsor umumnya terjadi setelah gempa bumi.

×
Berita Terbaru Update